Pahami Hakikat Bahasa

Bahasa adalah alat komunikasi. Hanya sekedar alat untuk menyampaikan pikiran (thought), perasaaan (feeling) dan kebutuhan (needs). Karena itu gunakanlah langsung bahasa Inggris sejak dini – sebagai alat komunikasi, tempatkan dia, gunakan dia sebagaimana hakikatnya.

Seorang anak usia 10 bulan yang belum memiliki alat komunikasi, dia akan menangis saat melihat seorang tukang balon melintas. Alat komunikasinya adalah “menangis”. Tetapi 2 minggu kemudian saat dia sudah mulai mengenal kata:
balon
mama

Maka dia tidak perlu menangis lagi, saat melintas kembali tukang balon dihadapannya, dia akan menggunakan bahasa itu sebagai alatnya, dia akan berkata kepada mamanya “mama, balon”
Bisakah anda menangkap makna dari contoh cerita diatas?
Jika seorang anak bayi saja sudah berusaha menggunakan bahasa, walaupun baru 2 kata yang ia miliki – mengapa Anda tidak?
Saya berani bertaruh anda memiliki puluhan kosakata dalam bahasa Inggris, tapi selama ini anda tidak memfungsikannya sebagaimana hakikatnya yaitu sebagai alat komunikasi.

Ini adalah salah satu kunci menguasai bahasa inggris yang diajarkan di TeguhHandoko.com, bahwa sebenarnya kita semua memiliki banyak kosakata bahasa inggris, namun sebenarnya kita tidak punya keberanian melakukannya secara alami seperti cerita anak kecil tadi.

"What do I mean by the natural way?  Well, think about the way that a small child learns a language.  They don’t sit down with an English language dictionary and start memorizing flash cards as soon as they’re able to speak – instead, they learn naturally through the process of immersion.  The process of immersion involves surrounding yourself completely with the new language until you start to pick up the bits and pieces that will eventually form your comprehension of the language".

Posted by: Teguh Handoko

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar